Doa & Amalan

Keutamaan Mendoakan Anak Yatim dalam Islam

Islam memberi perhatian besar terhadap anak yatim. Bukan hanya lewat santunan berupa materi, mendoakan mereka pun termasuk amalan yang dianjurkan dan ...

calendar_today1 September 2026
Keutamaan Mendoakan Anak Yatim dalam Islam

Islam memberi perhatian besar terhadap anak yatim. Bukan hanya lewat santunan berupa materi, mendoakan mereka pun termasuk amalan yang dianjurkan dan bernilai pahala besar di sisi Allah. Sayangnya, amalan sederhana ini kerap terlewat karena dianggap "hanya doa", padahal dampaknya sangat besar, baik bagi yang didoakan maupun yang mendoakan.

Mengapa mendoakan anak yatim begitu istimewa? Rasulullah ﷺ dikenal sangat menyayangi anak yatim, bahkan menjanjikan kedekatan khusus di surga bagi siapa saja yang menanggung dan menyantuni mereka. Mendoakan anak yatim menjadi bentuk kepedulian yang bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, tanpa terkendala jarak maupun kemampuan materi.

Doa yang bisa diamalkan

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ لِلْيَتِيْمِ كَافِلًا وَارْزُقْهُ الصَّبْرَ وَالسَّكِيْنَةَ وَاجْعَلْهُ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

"Allahummaj'alnii lil yatiimi kaafilan, warzuqhush shabra was sakiinah, waj'alhu minash shaalihiin."

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku sebagai penanggung anak yatim, berilah ia kesabaran dan ketenangan, serta jadikanlah ia termasuk golongan orang-orang yang saleh."

Doa ini bisa dipanjatkan setelah salat, baik untuk anak yatim yang dikenal secara langsung maupun secara umum untuk seluruh anak yatim yang ada di berbagai tempat.

Doa sebagai bentuk kepedulian yang berkelanjutan Selain mendoakan, mendukung kebutuhan sehari-hari anak yatim seperti pendidikan, makan, dan tempat tinggal yang layak juga menjadi bentuk nyata dari kepedulian tersebut. Di Rumah Tahfidz Tabia, doa dan dukungan dari para donatur berjalan beriringan, menjadi bagian dari ikhtiar bersama membina santri yatim dan dhuafa menjadi generasi penghafal Al-Qur'an.